Monday, November 30, 2015

#2:berita Kisah Yanti dan Al di Facebook: Dua Bocah Keturunan Belanda yang Hidup di Rumah Kumuh


tribunnews.com - #2:berita Kisah Yanti dan Al di Facebook: Dua Bocah Keturunan Belanda yang Hidup di Rumah Kumuh


tribunnews.com, BATURAJA - Di tengah hiruk pikuk perkembangan dunia pendidikan yang semakin maju di Sumatera Selatan, tepatnya di Baturaja, Ogan Komering Ulu, masih juga ada pelajar yang harus berjuang
keras untuk memenuhi biaya sekolah.

Yanti (15) dan Samsul yang akrab disapa Al (12) harus berjuang keras membantu orang tuanya memanggang kemplang.

Tidak lain hasilnya untuk memenuhi kebutuhan hidup dan memenuhi biaya pendidikan.

Kisah singkat kakak beradik yang diketahui keturunan Belanda ini dituangkan dalam Facebook milik Didi Jumadi Jamdar (Bank Dijee). Didi diketahui warga Baturaja.

Cerita itu dia unggah pada Kamis (26/11), sekitar pukul 10.00 WIB. Dalam waktu tiga jam, unggahan itu mendapat 44 komentar dan disukai 52 orang.

Didi menceritakan kehidupan dua bocah tinggal di sebuah rumah kumuh dengan judul: "Berdarah Belanda, Yanti dan Al Tinggal Di Rumah Bak Kapal Pecah". "AL, menghentak tajamnya bumi tanpa alas kaki demi pendidikannya. Malam ini, baru sj sy melihat seorang anak yg mestinya menikmati masa meranjak remaja.

0 comments:

Post a Comment