tribunnews.com -- Siapa yang menanam, akan memanennya.
Ungkapan ini sepertinya tepat disematkan kepada profesor di Korea Selatan ini. Ia harus merasakan
dipenjara 12 tahun gara-gara memaksa mahasiswanya memakan tinja.
Penyiksaan oleh sang profesor yang tidak disebutkan namanya itu ternyata sudah berlangsung selama dua tahun.
Dibantu oleh tiga orang lainnya, profesor iotu menggunakan tongkat bisbol untuk memukul mahasiswanya.
Mereka juga menggunakan plastik yang telah dibubuhi merica untuk menutupi kepala korban yang tidak berdaya menghadapi penyiksaan brutal ini.
Sebagai rangkaian dari penyiksaan itu, profesor berusia 52 tahun ini juga menyiksa korban dengan memaksa mereka meminum air kencing dan memakan tinja dari keempat orang itu.
0 comments:
Post a Comment